Era sofa sectional yang menempel di dinding mulai memudar. Pada tahun 2026, para desainer memikirkan kembali sofa sebagai arsitektur, bukan pengisi. Area duduk kini mendefinisikan sirkulasi, membingkai percakapan, dan memperkenalkan bentuk yang membentuk kembali ruangan
. Inilah yang membentuk tren sofa tahun ini.
Pengambilalihan Sofa Modular
"Pergeseran terbesar yang saya lihat pada tahun 2025 dan berlanjut pada tahun 2026 adalah permintaan akan sofa modular," kata Marissa Burrett, desainer utama di DreamSofa. "Ini yang pertama kali diminta klien"
. Meningkatnya ruang hidup hibrida—di mana ruangan berfungsi sebagai kantor, zona hiburan, dan akomodasi tamu—telah membuat furnitur tetap terasa tidak praktis
.
Sistem modular menawarkan koherensi visual dari sofa sectional dengan fleksibilitas dari bagian-bagian individu
. Bahkan klien yang tertarik pada gaya klasik pun meminta versi modular, dengan lengan yang ramping dan siluet abadi
.
Siluet yang Disesuaikan Menggantikan Sofa "Awan"
"Cloud couch" mendominasi feed Instagram kita selama bertahun-tahun—dan sekarang, trennya bergeser. Para desainer secara umum melaporkan pergeseran dari siluet yang berlebihan dan kendur ke arah furnitur dengan bentuk yang lebih halus
.
"Sofa berprofil rendah dan dudukan dalam tetap populer, tetapi lebih halus daripada era "cloud couch" yang berukuran besar di beberapa tahun terakhir," kata desainer Philip Thomas Vanderford
. Ia menekankan bahwa skala bergeser secara pasti: "Tren bergeser dari ukuran yang berlebihan ke arah sofa yang terasa lapang tanpa mendominasi ruangan"
.
Kain Berkinerja Unggul Menjadi Pusat Perhatian
Jika ada satu permintaan yang diterima desainer secara universal, itu adalah kain yang dapat tahan terhadap kehidupan nyata. Pasar kain berkinerja unggul sedang booming, didorong oleh pemilik hewan peliharaan, keluarga dengan anak-anak, dan siapa pun yang lelah memperlakukan sofa mereka seperti barang museum
.
"Kain berkinerja unggul adalah permintaan terbesar yang kami dapatkan dari klien dengan anak-anak dan hewan peliharaan di rumah," kata Burrett
. "Pilihan kain semakin praktis tanpa kehilangan kenyamanan dan nuansa mewah"
.
Lengkungan Menggantikan Sudut
Persegi panjang sudah ketinggalan zaman; "lekukan sosial" kini menjadi tren. Dengan melengkungkan tempat duduk ke dalam, sofa menciptakan "ruang percakapan" alami tanpa memerlukan renovasi arsitektur
. Ini adalah pilihan yang berani dan muram yang mengubah furnitur menjadi ruangan mandiri, sempurna untuk ruang terbuka yang membutuhkan jangkar yang berbeda dan intim
.
Tren Italia "Low-Slung"
Desain ini merangkul tren "grounding". Profilnya sangat rendah, menjaga garis pandang ruangan tetap terbuka sepenuhnya
. Dirancang untuk gaya hidup "sprawling"—sempurna untuk malam-malam panjang yang santai di mana batas antara duduk dan berbaring benar-benar menghilang
.
Kenyamanan Modular, Fleksibel
Sofa modular terus mendominasi sebagai tren teratas, dan dengan alasan yang bagus. Sofa sectional ini terbuat dari bagian-bagian individual, atau "modul", yang dapat Anda atur dan susun ulang agar sesuai dengan ruang dan kebutuhan Anda dengan sempurna
. Sofa modular bisa berbentuk L suatu hari, sofa lurus panjang di hari berikutnya, dan dua sofa kecil terpisah saat ada tamu datang
.
"Manfaatkan kemampuan zonasi dari sofa modular," kata Brynna Evans, desainer staf Living Spaces. "Di rumah dengan denah terbuka, gunakan konfigurasi berbentuk L untuk menciptakan pembagian visual antara area ruang tamu dan ruang makan"
.
Intinya
Pada tahun 2026, fokusnya adalah pada kemampuan beradaptasi, siluet yang berani, dan kembalinya ke material yang tahan lama
. Baik Anda memilih sistem modular, desain melengkung, atau siluet berprofil rendah, kuncinya adalah memilih sofa yang terasa disengaja, kokoh, dan tahan lama daripada terlalu bergaya atau hanya untuk pertunjukan
.